Psikologi #8: Berawal dari masjid, semua kisah epikku - MZAINI30

Rabu, 06 Mei 2020

Psikologi #8: Berawal dari masjid, semua kisah epikku


Apa arti masjid bagimu? Apakah masjid hanya untuk shalat? Bukankah masjid bukan hanya untuk shalat? Bukankah kita bisa melakukan hal yang lebih dengan kehadiran masjid?

Aku menghabiskan sebagian besar kehidupan remajaku di masjid (SMP dan SMA) karena memang aku bersekolah di pondok pesantren. Dengan masjid, aku bisa mengkaji ilmu agama, menghafal Alquran, keseruan kegiatan menghafal kosakata bahasa Arab dan bahasa Inggris, ketiduran, menghafal hadits, bahkan membaca buku.

Kok bisa membaca buku?

Karena kalau di SMA (Mahad Tahfidzul Quran Isy Karima), perpustakaan (maktabah) letaknya berada di belakang masjid dan disambungkan dengan lantai keramik (seluruh Isy Karima lantainya keramik sih; dari masjid, asrama, sekolah, dan kantor) sehingga kalau kita i'tikaf di masjid Isy Karima, maktabah masih termasuk wilayah masjid. Kalau di maktabah situ, bukunya bahasa Arab semua tapi lengkap banget. Mulai dari kitab hadits ada semua; Bukhari, Muslim, kutubus sittah, dll. Kitab-kitab karya para ulama juga ada; La Tahzan, Al-Bidayah wa An-Nihayah, dll. Kitab-kitab sastra. Kitab-kitab jihad; Tarbiyah Jihadiyah, kumpulan fatwa jihad, dll. Semuanya ada di maktabah Isy Karima dan tentunya bahasa Arab semua. Kamus aja bahasa Arab ke bahasa Arab seperti kitab Lisan Al-Arab.

Kalau yang aku suka sih La Tahzan. Coba deh kamu baca yang versi bahasa Arabnya. Bagus banget. Sering banget tuh itu buku aku pakai untuk bahan muhadoroh (pidato) yang rutin diadakan setiap malam Jumat.

Di masjid Isy Karima, adalah saksi bagi perjuangan kami semua dalam menghafalkan Alquran dan menghafalkan setiap pelajaran di kelas. Entah itu susah, lelah, capek, kantuk, semua hadir dalam perjuangan kami mempelajari agama ini di masjid Isy Karima.

Itu kisahku tentang masjid. Bagaimana denganmu?

#RWCODOP2020
#OneDayOnePost
#RWCDay13
#Ramadhan2020

Share with your friends

2 komentar

  1. Bersyukur y mbk pernah menganyam, belajar di pesantren. Moga bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Alhamdulillah. Maka, dengan pengetahuan yang kudapatkan dari pondok pesantren dulu, akan aku usahakan disalurkan ke blog ini. Insya Allah.

      Hapus

Maskot Pelarang Adblock

Hallo Kak, Perkenalkan saya Zen. Untuk bisa mengakses situs kami, terlebih dahulu matikan atau non-aktifkan ekstensi AdBlock nya yaaa...

Ok , Saya Mengerti